Tiny House Movement
Jay Shafer menyebut dirinya sebagai seorang “claustrophile,” atau penyuka kesempitan. Selama lima tahun sebelum menikah dan punya anak, dia tinggal di rumah seluas tak lebih dari 12 m2. Rumah tersebut dia bangun sendiri di dalam truk kontainer miliknya.
Awalnya, Shafer tak berniat untuk menetap di sana. Namun, pergantian musim dan kehidupan nomaden yang dijalaninya mengharuskan Shafer untuk beradapsi dengan memasang alat insulasi di bagian dalam truk untuk menghadapi gangguan cuaca yang tidak tentu.
Shafer tak lantas merombak komponen truk begitu saja. Dia membuat gambar rancang terlebih dahulu yang berujung menjadi cetak biru desain rumah idamannya—rumah yang berorientasi pada efisiensi ruang dari pemanfaatan lahan yang begitu minim.
pinterest.com
Sampai akhirnya pada tahun 1999, Shafer berhasil menyulap truk rekreatif miliknya menjadi sebuah rumah layak huni. Tiga tahun setelahnya, dia digandeng Greg Johnson, Shay Solomon, dan Nigel Vandez untuk mendirikan perusahaan properti Tumbleweed Tiny House Company yang berfokus pada produksi dan pengembangan teknologi untuk pembangunan rumah mini.
smallhousesociety.net
livingbytinyhouse.com
curbed.com
dwell.com
0 Response to "Tiny House"
Post a Comment